New Snacks (Music) + Life Update

04:13:00


Coba kita lihat... postingan terakhir di blog ini adalah 8 bulan yang lalu! Dasar blogger nggak niat...

But, hey! I'm back! Jadi, ya udah lah ya, tolong sambut aku dengan suka cita saja.

Kalau diperhatikan, postingan-postinganku sebelumnya dalam rentang waktu satu tahun terakhir, terutama di label #31harimenulis, kalian bisa lihat bahwa aku tuh bawaannya suraaaam gitu ya? Seperti tidak ada motivasi untuk melakukan apa-apa.

Tapi, syukurlah, masa-masa itu sudah berlalu, hore! Semua berangsur-angsur membaik dan perlahan-lahan aku jadi makin betah tinggal di Jogja. Kuliah jadi sesuatu yang nggak semenakutkan dulu, aku juga ada kerja sampingan, kemudian motivasi mulai tumbuh sedikit demi sedikit. Tentu untuk sampai ke sini, ada banyak hal yang sudah terjadi.

Intinya, i'm happier!

Nah, sepertinya itu adalah life update yang bisa aku beritahu untuk sekarang. Soalnya, inti dari postingan ini adalah tentang jajan-jajan baruku, alias musisi-musisi yang baru aku temukan akhir-akhir ini.

Kalau kalian belum tahu, ya sebagai manusia biasa pasti aku mendengarkan hampir semua genre musik. Tapi, ada genre-genre tertentu yang sangat saya banget, yaitu musik rock. Kalaupun bukan rock, biasanya ya yang berisik-berisik begitulah, seperti post-hardcore, metal, atau dangdut koplo. 

Yah intinya... ketika aku menemukan jajan-jajan baru dengan genre rock (atau mepet-mepet rock), itu merupakan penyegaran yang haqiqi untuk kuping eike.

Langsung aja kali ya.

1. The Warning
(Dari kiri): Alejandra (bass, keyboard), Daniela (vokal, gitar), Paulina (drum, vokal). (Sumber gambar: https://www.thewarningband.com/about-us)
Asalnya dari Mexico, dan mereka juga masih kecil-kecil. Rata-rata lebih muda dari diriku. Hah... menonton mereka ini sebenarnya juga membuat kecemburuan sosial ya jeung, karena aku jadi sadar di umur segini kerjaanku cuma ngetweet sok lucu aja di twitter. Apalah aku dibanding adek-adek ini...

Lho kok malah jadi nelangsa gini. Omong-omong, aku menemukan band ini sewaktu aku lagi cari cover untuk lagu "Enter Sandman"-nya Metallica. Cover dari The Warning ini kebetulan salah satu video dengan jumlah views yang banyak banget, sampai belasan juta. Setelah scrolling di bagian komentar, aku baru tahu kalau band ini mulai melejit sejak pernah jadi band pembuka untuk konser band rock legendaris, Def Leppard.

Oke, sekarang mari kita bahas dari segi musiknya (yang sebenarnya akan dibahas dengan sangat tidak mendalam, tapi mbok tetep dibaca ae lah). Entah karena mereka masih muda dan masih di tahap belajar, atau karena ini adalah style musik yang mereka pilih, lagu-lagunya The Warning ini pattern-nya cukup sederhana. Jadi buat kalian yang tertarik mendengarkan musik rock yang nggak berat-berat amat, tengokin karya mereka gih.

Nah, saatnya rekomendasi lagu. Lagu berjudul "Survive" dari album mereka "XXI Century Blood" membuat aku jatuh cinta pada pendengaran pertama. Silahkan kalau mau dengar, dan selamat joget-joget sendiri di kamar sampai leher pegal-pegal! (Iyo benar, itu pengalaman pribadi aing).

2. Slap It Out
(Dari kiri): Septian Arifin (bass), A. Zaidi Noor (gitar), Faizal Halim Permana (vokal), Renold Iman (drum), Auza Habibie Kamil (gitar). (Sumber gambar: https://www.djarumcoklat.com/band/slap-it-out).
Aku mau cerita yang panjang deh. Jadi, aku menemukan band ini juga dari Youtube. Waktu itu, aku lagi cari cover band Indonesia untuk lagu-lagunya Bring Me The Horizon, berawal dari iseng aja karena penasaran. Lalu, pastinya ekspektasiku kubuat rendah, karena, well, ini BMTH. Kalau cover band-nya nggak profesional, hasilnya pasti lawak banget.

Dan benar aja, di awal-awal aku harus melalui menonton video-video dari band yang musiknya digarap dengan sangat tidak rapih, vokalis yang asal teriak-teriak, pronounciation-nya njijiki, hah pokoknya don't try that at home lah. (Waduh galak banget sih mb...)

Sampai akhirnya, ku menemukan si Slap It Out ini. Begitu dengar cover lagu "Drown"-nya BMTH dari mereka, aku langsung melek dan menemukan kembali harapan dalam hidup ini. Permainan mereka cukup rapih, pelafalan bahasa Inggris vokalisnya juga boleh lah, dan tentu kemudian menjadi target jajan baru untuk Nada Celesta buat didengarkan sambil jingkrak-jingkrak di kamar.

Setelah mendengarkan cover-cover mereka yang lain (mostly lagu-lagunya BMTH), aku sadar kalau mereka ini bukan cover band, tapi mereka juga punya lagu-lagu original. Meluncurlah daku pada akun Youtube official mereka, lalu aku dengarkan lagu-lagu mereka yang paling populer.

Dua lagu yang membuatku senyum-senyum sendiri adalah "Devil's Need" dan "A Friend Called Snake". Kenapa diriku sampai senyum-senyum sendiri? Ya karena memang dasarnya saya sudah sinting. Eh tapi maksudku, kali ini alasannya adalah karena begitu aku mendengarkan lagu-lagu ini... aku benar-benar langsung keinget BMTH. Semirip itu warna musiknya.

Nah, hal ini yang aku nggak tahu apakah ini hal baik atau nggak. Maksudku, kalau kamu berhasil mengeksekusi karya musikmu sampai begitu mirip dengan BMTH, berarti musikalitas band-mu bagus banget dong? Tapi, di sisi lain, aku juga membatin, kok ya sampai mirip banget gitu, lho, hahaha.

Tapi nggak apa-apa, Slap It Out ini tetaplah angin segar buatku sendiri, dan buat musik Indonesia. Ya gimana ya, memang referensiku sangat terbatas untuk band Indonesia yang serius mengeksekusi genre experimental/post-hardcore (dilansir dari djarumcoklat.com) dengan warna seperti ini. 

Lagian, lagu-lagunya Slap It Out yang kubilang mirip BMTH itu berasal dari album yang pertama banget, "A Thousand Fairytale". Jadi, mungkin Slap It Out juga masih sedang bereksperimen dengan warna musik mereka.

Nah, kalau kalian suka musiknya BMTH terutama dari era album "That's The Spirit" atau "Sempiternal", mungkin kalian bisa mengapresiasi Slap It Out, band asal Palangkaraya ini.

**

Honorable Mention:

  • Rock di Udara - God Bless
  • Rock and Roll - The Robotix
  • Psychosocial - Slipknot
  • How People Move - Akdong Musician (YESS I KNOW, lagu ini warnanya sangat beda dari lagu-lagu yang sudah disebutkan sebelumnya. But I can't help it. It's so good!!!)
  • Diamonds - Keith Ape (nah... makin random saya.)
  • Embah Dukun - Alam (yes I recommend this to all of you. Yes I do.)
**

Itu tadi dua band yang baru banget aku temukan (plus honorable mention), lengkap dengan review ala-ala dengan tingkat sok tahu-nya Nada Celesta. Terlepas dari komentar-komentarku yang nggak penting tadi, intinya senang rasanya bisa menemukan musisi-musisi baru yang menyediakan karya-karya yang sesuai dengan genre yang sangat bisa kunikmati.

Omong-omong, kalau kalian tertarik untuk tahu musik apa saja yang kuanggap enak (yang pasti subyektif sekali dan kebanyakan random), kalian bisa lihat playlists yang kubuat di Spotify. Username-nya nadcette.

Segitu aja kali ini. Hah, nggak muncul hampir setahun, sekalinya ngepost langsung sepanjang ini. Ini postingan apa makalah? Tapi ya udah lah ya, udah terlanjur diketik ya harus di-post, dong.

Dadah! Sampai ketemu di postingan-postingan selanjutnya!
Follow my blog with Bloglovin

You Might Also Like

2 comments

  1. Halo, Nada!
    aku suka banget baca2 blog mu, kayak unik aja gitu cara kamu nulis, hehehehe.
    Keep writing, jangan berenti nulis yaa!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, makasih banyak Dira! It means a lot loh, wkwkw.
      Kamu juga tetep rajin-rajin ngeblog yak!!

      Delete

Beli merica, beli jamu.
Habis baca-baca, kuharapkan komenmu!