Berhenti. (Day 2)

23:46:00

In frame: Sepupu w heheheh
Lokasi: Candi Ijo Yogyakarta
Aku baru sadar, setelah lulus dari SMA, aku berhenti dari banyak hal. Berhenti main musik, berhenti bikin video, berhenti ngeblog, berhenti nyeni… (padahal apanya yang nyeni, itu cuma ngaku-ngaku biar berasa keren). Ya intinya, aku berhenti dari hal-hal yang dulunya sangat aku suka yang sekaligus menjadi personal brand-nya Nada Celesta.

Entah karena di akhir masa SMA sudah terlalu disibukkan dengan ujian yang tekanannya nggak main-main, atau karena merasa bosan dan nggak berkembang, entahlah.

Bisa jadi juga karena aku terlalu patah hati lantaran nggak keterima di jurusan kuliah yang aku impi-impikan dari SMP. Sebenarnya, itu juga titik balik buatku sih, untuk akhirnya menyadari kalau memang tempatku itu bukan di kalangan orang seni rupa, hahaha (ini ketawa benaran kok, bukan ketawa sedih).

Di saat genting karena merasa digantungkan nasib karena nggak keterima jalur SNMPTN, jalur apapun aku libas deh. Pokoknya harus kuliah, kalau bisa sesuai ekspektasi orang tua. Takut mengecewakan orang tua lagi, pokoknya aku maju ngelibas tes-tes yang nggak manusiawi (untuk seorang Nada) itu.

Akhirnya, here I am. Berada di jurusan yang sebenarnya cocok buatku, tapi entah kenapa kok rasanya… kosong sekali.

Bisa dibilang, saat keluar dari zona nyaman anak sekolahan, aku benar-benar nggak ada bekal apa-apa. Ditambah dengan mindset yang seakan udah berbisik, “Pokoknya hidup dan kuliah deh…” bikin aku makin linglung dan nggak ngerti, apa sih yang harus kukejar saat aku sedang kuliah.

Mungkin karena itulah, aku (secara nggak sadar) memutuskan untuk berhenti. Bernafas sejenak. Nggak melakukan apa-apa dulu. Lihat-lihat situasi dulu. Celah apa yang bisa kumasuki. Kesempatan apa yang bisa kuambil.

Halah. Kayak pinter ngambil kesempatan aja. Nyatanya, aku ini sebenarnya orang yang paling takut ambil kesempatan lho. Tapi ya udahlah ya, skip, nggak perlu dibahas sekarang.

Ya tentu sebagai mahasiswa baru yang bingung, aku memutuskan buat ikut kegiatan ini lah, itu lah, ikut jadi anggota organisasi ini lah, datang ke acara apa lah. Tapi sebenarnya itu adalah salah satu usahaku untuk mencari apa yang seharusnya aku cari. Tuh, ribet deh.

Satu semester kemarin aku stres parah, sampai sekarang aku masih ngeri sendiri dan nggak nyangka kok bisa-bisanya aku masih hidup… bahkan masih ngeblog!!!! Hehehe apa c Nad.

Tapi beneran, gengs!! Semester kemarin tuh neraka, banget. Bukan karena kuliahnya sih. Tapi karena pergolakan batin yang berisi ketidakpuasan dengan diri sendiri, terus-terusan menyalahkan diri sendiri karena merasa nggak berkembang, tapi juga bingung karena aku benar-benar clueless tentang langkah apa yang harusnya kuambil.

Well, kalau kalian mengharapkan tulisan yang memiliki ending bahwa si penulis sudah menemukan titik terang, sayangnya kalian nggak akan mendapatkannya di postingan yang ini.

Nyatanya, aku masih sama bingungnya, sama gundahnya, dan sama tertekannya. Hanya saja aku udah agak ‘bangun’ dan lebih bisa menenangkan diri.

Aku mulai merasa cocok dengan organisasi yang aku ikuti, aku juga mulai mencoba produktif lagi dengan kembali melakukan hobi-hobi yang sempat aku tinggalkan selama hampir setahun atau bahkan lebih.

Akhirnya mencoba ngeblog lagi, bikin video lagi, main musik lagi, aku bahkan bikin channel YouTube! Hahahaha.

Walaupun rasanya kayak harus nyeret-nyeret diri sendiri untuk bangun dari tempat tidur dan melanjutkan rutinitas yang rasanya tanpa arah ini, aku akan terus berusaha untuk menemukan tujuan.

Soalnya, aku nggak boleh berhenti.

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Subscribe