Mata Kuliah Lady GaGa \m/

09:22:00

Assalamualaikum langit dan bumi, kembali lagii bersama saya, murid Pak Udin yang selalu kece, kayang, koprol, dan keren setiap saat.

Buat tugasnya Pak Udin yang tema bebas, aku mau ngepost tentang mata kuliah Lady Gaga di Universitas South Carolina. Maksutnya bukan Lady Gaga nya yang kuliah, tapi di Universitas itu ada mata pelajaran bernama Lady Gaga and the Sociology of Fame.

Oke, disini aku copas. FULL COPAS dari Kapanlagi.com here we goooo \m/

Gewlak mami GaGa cantik betzzzddtzhhhh

Kapanlagi.com - Selain ketenarannya yang luar biasa, sosok Lady GaGa memang menyimpan banyak hal menarik. Karenanya, salah jika penyanyi nyentrik ini sampai dijadikan salah satu mata kuliah di Universitas South Carolina.

Seperti dilansir dari laman Merdeka.com, pembahasan dalam mata kuliah yang diberi nama 'Lady GaGa and the Sociology of Fame' ini ternyata tidak main-main. Ada banyak kajian mendalam dan ilmu yang bisa dipelajari dari penyanyi 26 tahun tersebut.

Seperti dijelaskan oleh Profesor Deflem, mata kuliah ini jelas bukan mengajarkan tentang musik dan gaya pakaian nyentrik GaGa, melainkan lebih fokus pada elemen-elemen sosial yang ada di balik ketenaran GaGa. Selain itu, tujuan mata kuliah ini adalah mengungkap beberapa dimensi sosiologis yang relevan di balik ketenaran GaGa.

"Jadi ini bukan kuliah Lady GaGa, tapi sosiologi, dan ini bukan saja tentang Lady GaGa, melainkan tentang budaya ketenaran sebagaimana dicontohkan oleh kasus Lady GaGa," ungkap profesor Deflem.

Meski lebih fokus pada aspek-aspek seperti budaya gay, tema agama dan politik, jenis kelamin, gender, seksualitas dan kota New York, namun pengetahuan musik GaGa juga bukan hal yang tidak berguna dalam mata kuliah ini. Pengetahuan seni yang dimiliki pelantun Born This Way tersebut juga terbukti mampu menunjang mata kuliah ini.

Pengetahuan dalam mata kuliah ini juga bukan tanpa dasar. Sebelum menempuh mata kuliah ini, mahasiswa wajib menguasai poin esensial dari sosiologi musik yang dikemukakan Max Weber.

Fakta ini jelas ironis dengan apa yang terjadi saat ini. Ketika Amerika menjadikan GaGa sebagai salah satu acuan dasar kajian ilmu dan menganggapnya dari sisi positif, negara-negara termasuk Indonesia justru menolak keras segala sesuatu tentang GaGa termasuk segala aktivitas dan kampanye-kampanyenya tersebut. (kpl/ris)

Udah pak, tugas saya selesai, semoga Pak Udin bisa membangun Indonesia yg lebih baik dengan memberi nilai yang ++++++++++++++++++++ buat saya :)

You Might Also Like

2 comments

Popular Posts

Subscribe